Friday, 22 November 2013

WAHAI KAUM ADAM ^_^

Assalammualaikum . Pernah mengalami diganggu oleh lelaki?? Apa perasaan?? Aku meminta maaf kepada semua lelaki-lelaki yang aku pernah berkasar dengan kalian.. Tapi ini semua untuk kebaikan...

Ya Rabb..

Izinkan aku menjadi sekuntum bunga,
Yang dihiasi dengan kelopak akhlaq mulia, Harum wanginya dengan ilmu agama,

Cantiknya karena iman dan taqwa,
Biar menjadi rahasia yang kekal abadi, Bukan perhatian mata..
Yang menjadi puncak fitnah hati..

Illahi Rabbi..

Timbulkanlah duri yang memagari diri, Agar diriku terpelihara dari noda duniawi

Yang akan menghilangkan keharuman sejati, Yang akan memudarkan kecantikan diri

Dibalik kekurangan yang tercipta, Bukanlah alasan untuk bermuram durja,

Karena setiap yang tercipta ada hikmahnya,

Izinkan ya Allah agarku menjadi permata, Tetap menyinar walau di lumpur hina,

Tetap berharga walau dimana saja, Buat ummah dan juga keluarga, Izinkan aku menjadi seindah mawar berduri, Yang menjadi impian setiap muslimah, Yang indahnya bukan untuk lelaki, Tapi permata utk yang bernama suami,,, Amin Allahumma Amin ....


Aku bukanlah seorang wanita yang baik seperti Khadijah tetapi aku ingin berusaha menjadi yang terbaik antara yang baik.. Ya Allah tetapkanlah imanku . Ingatlah, wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan begitu juga Lelaki yang baik untuk Perempuan yang baik. Itulah janji Allah yang tidak perlu ada keraguan padaNya. Renung-renugkan dan selamat beramal..

HIKMAH MUSIBAH . SABARLARH DUHAI HATI ^_^

Assalammualaikum semua. Dah lama rasanya tidak buka blog ni. Maklumlah SPM. namun, sedang aku sibuk belajar bersungguh-sungguh untuk mengejar cita-cita, ada seorang hamba Allah yang sedang menangis seorang diri. Duhai sahabatku itu blog ini aku coretkan untukmu. Bangkitalah !!
Setiap yang berlaku ada hikmahnya. tidak semua orang merasai apa yang kita rasa. sepatutnya kita harus bersyukur dengan ujian itu kerana Allah menyayangi kita. hendak mengetahui apa sebab kita di uji? sebab atau hikmah disebalik setiap ujian ini adalah :

1. Meningkatkan kesadaran..
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-Rasul kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami timpa mereka dengan kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk dan merendahkan diri.” (QS.Al-An’am : 42)

Jadikanlah momen ini sebagai tonggak peningkatan iman setinggi-tingginya.

2 . Menaikkan darjat di sisi Allah..
“Dan sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar” (QS Al Baqarah 155).

Kenaikan derajat tentu saja bagi orang yang lulus ujian. Agar lulus, maka ujian harus dihadapi dengan sabar. Orang yang sabar adalah orang yang pada saat ditimpa musibah meyakini dengan sepenuhnya bahwa dia tidak merasa memiliki apa-apa, karena semuanya milik Allah dan akan kembali kepada Allah (QS Albaqaah : 156). Dengan sabar ini, maka timbullah keikhlasan dan optimisme.

3. Menghilangkan dosa..
“Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah gulanaan hingga duri yang menusuknya melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya (HR Bukhari).

4. Mendatangkan pahala..

5. Mendapat ganti dari Allah dengan yang lebih baik..
Dari Umu Salamah, Rasul SAW, bersabda : “Tiada orang yang ditimpa musibah lalu mengucapkan kalimat (lihat di bawah), pasti Allah memberi pahala dalam musibah itu dan memberi ganti untuknya yang lebih baik dari pada yang telah lenyap.” Dan sewaktu Abu Salamah meninggal, lalu kuucapkan kalimat itu, maka Allah memberi ganti (suami) bagiku yang melebihi dia, yaitu Rasul SAW” (HR Muslim).

Inilah doanya: INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN. ALLOOHUMMA- JURNII FII MUSHIIBATII,WA AHLIFLII KHOIRAN MINHAA. (Sesungguhnya kami semua dijadikan Allah, dan kepada-Nyalah kami akan kembali. Ya Allah berilah kami pahala dalam menghadapi penderitaan (musibah) ini, dan berikan kami pengganti yang baik dan melebihinya).

6. Meningkatkan peluang menuju syurga..
“Syurga itu dikelilingi dengan hal-hal yang tidak disukai dan Neraka itu dikelilingi dengan berbagai macam syahwat” (HR Bukhari – Muslim).

Allah berfirman dalam sebuah hadist qudsi: “Tidaklah ada suatu balasan yang lebih pantas di sisiKu bagi hambaKu yang beriman, jika Aku telah mencabut nyawa kesayangannya dari penduduk dunia kemudian dia bersabar atas kehilangan orang kesayanagnnya itu, melainkan surga” (HR Bukhari).

Mengingat manfat-manfaat musibah yang begitu besar, maka tetaplah tersenyum wahai saudara-saudaraku yang sedang ditimpa musibah. Cubalah semak hadis terakhir ini:

“Dan sesungguhnya salah seorang diantara mereka benar-benar merasa gembira karena mendapat cobaan, sebagaimana salah seorang merasa gembira karena telah mendapatkan kelapangan” (HR Ibnu Majah).

Bangkitalah wahai sahabat-sahabatku !!!

Bila kita ditimpa musibah, carilah ALLAH. mengadu dan menangislah, kerana ia akan memberikan kelegaan pada jiwa. ALLAH berfirman,
(Iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata: “Sesungguhnya Kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah Kami kembali.” (Al Baqarah 02:156)

Nabi juga berpesan jika ditimpa musibah, supaya ditambahkan pula dengan doa: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (pada hari kiamat). Ya Allah! Berilah pahala kepadaku dan gantilah aku dengan lebih baik(dari musibahku).” Aamiin....

Moga kita dapat bersama-sama mengharungi liku-liku kehidupan dan terus maju ke hadapan. wahai sahabatku, aku sangat menyayangi korang. La tahzan innallaha ma'ana. Renung-renugkan dan selamat beramal. :)